Gaya HidupHeadline

Meledak ! Aksi OM Lorenza, Usung Genre Dangdut Jadul, Digemari Ribuan Orang Dari Berbagai Kalangan

×

Meledak ! Aksi OM Lorenza, Usung Genre Dangdut Jadul, Digemari Ribuan Orang Dari Berbagai Kalangan

Sebarkan artikel ini
OM Lorenzo selalu berpenampilan jadul.. Aksi panggungnya selalu dpadati ribuan penonton / Foto : OM Lorenzo

KaMedia – Orkes Melayu ( OM ) Lorenza mendadak jadi buah bibir di media sosial. Mengusung musik dangdut jadul, group ini viral di pelbagai platform media sosial, terutama Instagram dan Tiktok.

Ditengah persaingan dangdut koplo dan campursari yang sangat kompetitif, OM Lorenza berani tampil beda dengan mengusung dangdut lawas era 70 hingga 80an.

Meski musik yang dibawakan adalah dangdut lawas era A Rafiq dan Ellya Khadam, penampilan mereka begitu digandrungi penonton yang berasal dari berbagai latar belakang dan umur, termasuk gen Z yang pasti belum lahir saat lagu-lagu itu terkenal.

OM Lorenza berangkat populer dari hajatan di kampung – kampung. Dengan personil musisi kasta kampung seperti Murjiyanto, OM Lorenza menggelar pentas berpindah-pindah dari kampung ke kampung sesuai pesanan.

Namun meski. kasta kampung, jangan remehkan aksi panggungnya. Setiap OM Lorenza pentas penggemarnya selalu memadati jalan kampung, seperti yang tersaji di akun resmi medsos TikTok fanbase Om Lorenza @lorenzasoloraya dan Youtube Lorenza Jadul Official.

Video yang diunggah di akun tersebut, terlihat ribuan penggemar dangdut lawas tengah menikmati irama musik sambil berjoget santai. Dalam video yang telah dibagikan ke pelbagai platform medsos tersebut, hampir semua penonton yang datang ikut bernyanyi dan bergoyang di depan panggung.

Dan yang menjadi pembeda dengan aksi penonton adalah cara berdandanya. Semuanya berdandan dengan kostum ala dekade 1970-an. Bisa dibilang, penampilan OM Lorenza adalah representasi sebenarnya dari dangdut lawas dan orang lawas. alias jadul.

Ciri khas aksi panggung OM. Lorenza selalu memakai kostum klasik ala pedangdut era 1970-an yang terkenal dengan celana cutbray dan kemeja ketat yang kancingnya dibuka hingga sedada untuk yang laki-laki, atau dress berlengan balon untuk yang perempuan

Murjiyanto owner sekaligus founder OM Lorenza tak menyangka akan menjadi viral, apalagi lagu Tambal Ban ciptaannya itu viral di medsos. Bahkan, semenjak banyak penonton meng-upload di medsos, pihaknya banyak orderan pentas luar kota.

“Lagu-lagu dangdut lawas mulai dibawakan sekitar dua tahun belakangan. Saya tidak menyangka OM Lorenza akan berkembang sebesar ini,” ujar Murjiyanto, Kamis (6/2/2025 )

Murjianto berkisah awalnya dia hanya iseng merekam kegiatan bermain gitar dan bernyanyi lagu-lagu dangdut lawas di teras rumahnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, untuk mengisi waktu. Aksi ini dia unggah di medsos saat pandemi Covid 19, dan menjadi viral serta respons positif dari warganet. Mereka mendorong agar OM Lorenza tampil membawakan lagu-lagu lawas.

” Ya semula iseng saja. Bermusik diteras rumah kemudian saya upload. Itu saat covid 19 ” ujar Murjianto.

Pasca pandemi dan kehidupan mulai normal, OM Lorenza pun mulai rajin tampil di acara resepsi pernikahan dengan membawakan lagu-lagu jadul, dan banyak orang terhibur.

” Musik kami diterima berbagai kalangan, termasuk anak muda sampai viral. OM Lorenza terbentuk 2012, grup musik ini telah mengalami jatuh bangun, termasuk bongkar pasang personel dan sub-genre dangdut,” lanjut Murjianto.

Dia menambahkan pada 2022 mulai konsisten dengan dangdut lawas. Tagline OM Lorenza saat ini adalah ‘Dangdut Jadulnya Indonesia’ dan tercipta lagu Tambal Ban.

Awal penampilan, OM Lorenza hanya berputar di area Solo dan sekitarnya. Namun setelah viral dimedsos, diakui Murjianto banyak tawaran dari luar kota. Murjianto juga menyampaikan bahwa OM Lorenza akan konsisten dengan konsep awalnya yaitu dangdut lawas.

“Dulu kami hanya manggung di sekitar Solo Raya, tapi sekarang mulai banyak tawaran manggung di kota lain seperti Jepara, Yogyakarta, dan Pacitan,” pungkasnya.