EkonomiGaya HidupSurabaya

TTL Tancap Gas Integrasikan AI: Humas Dituntut Lebih Cepat, Akurat, dan Proaktif Hadapi Krisis

×

TTL Tancap Gas Integrasikan AI: Humas Dituntut Lebih Cepat, Akurat, dan Proaktif Hadapi Krisis

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait / Foto : Humas TTL

KaMedia – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mempercepat transformasi digital dengan mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam strategi kehumasan. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan intensif bertajuk “Create Faster, Communicate Better” guna menciptakan sistem komunikasi publik yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.

Pelatihan yang digelar selama dua hari, 22–23 April 2026, ini merupakan kolaborasi dengan Indonesian National Shipowners’ Association Jakarta Raya (DPC INSA Jaya) serta mitra penyedia teknologi analisis media. Kegiatan menghadirkan narasumber ahli, Mohamad Erwin dan Frederik H.F. Abarua, yang memberikan pembekalan teknis langsung kepada peserta.

Peserta berasal dari tim Humas PT Terminal Teluk Lamong, TPK Lamong, TPK Nilam, TPK Berlian, hingga anggota Crisis Team. Mereka dibekali pemanfaatan AI untuk menyusun narasi publik secara efisien, melakukan monitoring sentimen, hingga mengoptimalkan strategi visual di media sosial.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar soal kecepatan, melainkan kesiapan membaca situasi secara dini.

“Ke depan, kita tidak boleh hanya reaktif. Kita harus proaktif mengantisipasi potensi isu dan krisis dengan dukungan data dan teknologi. AI harus mampu menyederhanakan informasi kompleks agar mudah dipahami publik, termasuk melalui visualisasi yang kuat,” ujarnya.

Materi pelatihan difokuskan pada integrasi AI dalam manajemen krisis kehumasan, termasuk teknik komunikasi presisi, strategi penanganan krisis pelabuhan (port crisis response), serta pemanfaatan aplikasi digital berbasis AI untuk riset komunikasi. Selain itu, peserta juga dilatih memproduksi konten visual, foto dan video secara profesional dengan dukungan AI.

Salah satu hasil utama pelatihan ini adalah penguatan Squadron Humas TTL yang mengusung prinsip “semua adalah humas”, terutama bagi personel garda terdepan. Sistem kerja tim ini diperkuat dengan SOP dan alur respons terstruktur agar setiap pernyataan resmi disampaikan melalui satu pintu komunikasi.

Menurut Mohamad Erwin, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas komunikasi di era digital.

“Tim humas harus semakin adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, serta berdampak. Ini bukti komitmen TTL untuk terus berkembang,” ujarnya.

Melalui inisiatif ini, PT Terminal Teluk Lamong menegaskan komitmennya menjaga reputasi sebagai pelabuhan modern yang transparan, komunikatif, dan profesional dalam mengelola persepsi publik di tengah derasnya arus informasi digital.

Tag:
Penulis: WawanEditor: Ferdiansyah