KaMedia – Komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Jawa Timur mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperluas perlindungan bagi mitra pengemudi melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Mereka berharap program tersebut menjangkau lebih banyak pengemudi agar seluruh pekerja transportasi online memperoleh jaminan sosial.
Ketua FORKOM Driver Online Jawa Timur, Samuel Grandy, mengatakan program BPJS Ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi pengemudi yang setiap hari menghadapi risiko tinggi di jalan.
” Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan. Program ini sangat penting bagi kami yang setiap hari bekerja dengan risiko tinggi. Perlindungan ini benar-benar kami butuhkan dan sangat membantu,” ujar Samuel, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap pekerja sektor informal merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Namun, ia menilai cakupan kepesertaan masih perlu diperluas karena banyak pengemudi ojol yang belum mendapatkan perlindungan.
Samuel berharap pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan dapat memperluas kepesertaan, termasuk menghadirkan skema bantuan iuran bagi pengemudi yang pendapatannya belum stabil.
“Harapan kami, seluruh teman-teman ojol bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Jika ada bantuan iuran atau BPJS gratis, tentu akan sangat meringankan karena kondisi ekonomi pengemudi saat ini masih belum menentu,” katanya.
Saat ini, sebanyak 1.236 anggota FORKOM Driver Online Jawa Timur telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat sehingga semakin banyak pengemudi terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun musibah lainnya.
Samuel menegaskan, komunitas ojol siap mendukung upaya pemerintah dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar manfaat program ini dapat dirasakan seluruh pengemudi transportasi online di Jawa Timur.











