HeadlineOlahragaSurabaya

Memasang Kuda-kuda Menuju Porprov 2027, Muaythai Surabaya Asah Ratusan Atlet lewat SRC Seri 3

×

Memasang Kuda-kuda Menuju Porprov 2027, Muaythai Surabaya Asah Ratusan Atlet lewat SRC Seri 3

Sebarkan artikel ini
Pengurus Muaythai Indonesia (MI) Kota Surabaya menggelar Surabaya Rising Champion (SRC) Seri 3 pada 1–4 Oktober 2026.Ajang ini juga persiapan menuju Porprov 2027 / Foto : KONI Surabaya.

KaMedia – Pengurus Muaythai Indonesia (MI) Kota Surabaya tidak ingin membuang waktu. Mengingat tenggat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang kian mepet, Surabaya Rising Champion (SRC) Seri 3 resmi digelar di Kota Surabaya pada 1–4 Oktober 2026. Ajang ini disulap menjadi panggung panas pemetaan kekuatan sekaligus ajang pembibitan atlet-atlet potensial.

​Tak tanggung-tanggung, sebanyak 222 atlet memadati arena. Peserta tak hanya datang dari tuan rumah, tetapi juga mengundang petarung dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Banyuwangi, Malang, Pasuruan hingga kontingen lintas pulau dari Bali.

​Ketua Muaythai Surabaya, Hendry Lianto, menegaskan bahwa kejurnas ini bukan sekadar panggung menguji teknik, melainkan instrumen seleksi dini dan pemetaan kondisi fisik para calon penggawa kontingen Kota Pahlawan.

“Ini memang untuk pembibitan dan persiapan menuju Porprov 2027. Dari sini kami mulai menyaring atlet mana yang layak masuk proses seleksi. Waktunya sudah tidak sampai satu tahun lagi, jadi program tanding dan uji kemampuan harus dipacu,” kata Hendry.

​Menurut Hendry, mendatangkan lawan dari luar daerah merupakan langkah taktis agar mental dan daya adaptasi atlet Surabaya teruji sejak awal. Sparing internal dinilai tak lagi cukup untuk mendongkrak performa secara maksimal.

​”Kalau cuma tanding sesama atlet Surabaya, perkembangannya stagnan. Mereka butuh lawan dari luar untuk mengukur kekuatan yang sesungguhnya. Yang kami pantau pun menyeluruh, bukan cuma menang-kalah di ring, tapi juga kesiapan fisik dan kekuatan otot yang dicek secara berkala,” tegasnya.

​Langkah invasif Muaythai Surabaya ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kota Surabaya. Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Kota Surabaya, Indriatno Heryawan, menilai SRC Seri 3 sebagai momentum strategis untuk ‘mengintai’ peta kekuatan lawan potensial di Porprov 2027 mendatang.

​”Ini momen penting. Atlet Surabaya bisa menjajal gaya bertanding lawan luar daerah sejak dini. Jadi saat Porprov nanti, pelatih sudah punya peta persaingan yang jelas,” ujar Indriatno.

​Selain nomor tarung (fight), Muaythai Surabaya kini tengah mematangkan persaingan pada nomor seni putra dan putri. Targetnya lugas, menjaga tradisi dan menyapu bersih podium tertinggi.

“Komitmen kami kepada KONI dan Bapak Wali Kota sangat jelas: membawa pulang medali emas sebanyak-banyaknya dan mempertahankan predikat juara umum,” pungkas Hendry