JatimPemerintahan

Haul Masyayikh Sidogiri: Malam Penuh Hikmah, Menghidupkan Warisan Ulama di Sidoarjo

×

Haul Masyayikh Sidogiri: Malam Penuh Hikmah, Menghidupkan Warisan Ulama di Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, hadir di Peringatan Haul Masyayikh Pondok Pesantren Sidogiri ke-6 di Candi / Foto : Fifin Jun

KaMedia – Suasana hangat penuh kekhidmatan menyelimuti halaman Masjid Baitus Su’ada, Kecamatan Candi, saat ratusan alumni santri berkumpul dalam Peringatan Haul Masyayikh Pondok Pesantren Sidogiri ke-6, Selasa malam (31/3). Di tengah nuansa Syawal yang masih terasa, acara ini menjadi lebih dari sekadar pertemuan, ia menjelma ruang refleksi, doa, dan napak tilas perjuangan para ulama.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, hadir langsung di tengah jamaah. Dengan suara hangat, ia membuka sambutannya dengan ucapan syukur dan salam Lebaran, mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan dan berharap amal ibadah diterima Allah SWT.

Namun lebih dari itu, ia mengingatkan bahwa haul bukan sekadar mengenang sosok-sosok besar.

“Ini adalah momen untuk meneladani,” pesannya, menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai perjuangan para masyayikh dalam kehidupan sehari-hari.

Di hadapan para tokoh yang hadir, seperti KH. Fuad Noerhasan dan KH. Moh. Zuhri Zaini, Mimik menggambarkan para ulama Sidogiri sebagai pribadi yang lembut dalam tutur kata, penuh kasih, namun teguh dalam memperjuangkan pendidikan dan akhlak umat. Sosok-sosok yang tidak hanya membangun pesantren, tetapi juga membentuk karakter masyarakat.

Pemerintah daerah, lanjutnya, memberikan penghormatan tinggi atas kontribusi besar pesantren dalam menjaga moralitas, persatuan, dan kedamaian. Di tengah tantangan zaman, peran ulama dan pesantren dinilai tetap menjadi pilar penting dalam menjaga keseimbangan sosial.

Malam itu, doa dan harapan mengalir bersamaan. Mimik berharap semangat perjuangan para masyayikh terus hidup, menjadi cahaya yang membimbing masyarakat menuju kehidupan yang harmonis dan religius. Ia juga memohon doa agar Sidoarjo terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan dipimpin oleh sosok yang amanah.

Di bawah langit malam Candi, haul ini tak hanya menghidupkan kenangan, tetapi juga menyalakan kembali tekad untuk melanjutkan warisan para ulama.