JatimPemerintahanPolitik

DPRD Sidoarjo Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Komisi B Tampung Aspirasi Pedagang Pasar

×

DPRD Sidoarjo Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Komisi B Tampung Aspirasi Pedagang Pasar

Sebarkan artikel ini
Kusumo Adi Nugroho, Anggota Komisi B DPRD Surabaya / Foto : Fifin Jun.

KaMedia – Upaya menggairahkan kembali ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sidoarjo terus diperkuat oleh DPRD setempat. Melalui Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo yang membidangi ekonomi dan keuangan, para wakil rakyat secara aktif menyerap dan menindaklanjuti aspirasi pelaku usaha kecil, khususnya pedagang pasar.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui hearing Komisi B DPRD Sidoarjo bersama Ikatan Pedagang Pasar Mandiri (IPPM) Sidoarjo) yang digelar di Ruang Rapat DPRD, Senin (26/1). Rapat dipimpin langsung oleh Anggota Komisi B, Kusumo Adi Nugroho.

Dalam forum tersebut, DPRD menegaskan perannya sebagai jembatan antara pedagang dan pemerintah daerah guna memastikan kebijakan ekonomi berpihak pada penguatan usaha mikro dan kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian Sidoarjo.

“Komisi B mendorong agar ekonomi masyarakat, khususnya pedagang kecil, kembali bergerak dan tumbuh. Pemberdayaan pedagang pasar adalah bagian penting dari strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Kusumo.

Ketua Paguyuban IPPM Sidoarjo, Subekan Abidin, menyampaikan sejumlah usulan konkret, di antaranya pembukaan atau pengembangan pasar di tingkat desa sebagai pusat aktivitas ekonomi lokal.

Menurutnya, keberadaan pasar desa dapat mendekatkan akses perdagangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Selain itu, IPPM juga meminta perhatian pemerintah daerah terkait akses Program Indonesia Pintar (PIP) bagi keluarga pedagang. Subekan menilai masih banyak anak pedagang pasar yang belum tersentuh manfaat program tersebut, padahal pendidikan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga pelaku usaha kecil.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kusumo Adi menegaskan bahwa DPRD tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengawas, tetapi juga fasilitator kebijakan ekonomi rakyat. Seluruh masukan dari IPPM, kata dia, akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kami telah menerima dan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Selanjutnya akan kami evaluasi dan bahas di Komisi B, serta kami fasilitasi dengan menjembatani komunikasi bersama dinas-dinas terkait,” tegasnya.

DPRD Sidoarjo berharap, hasil hearing ini dapat melahirkan kebijakan yang konkret dan berdampak langsung, baik dalam bentuk penguatan infrastruktur pasar, perluasan akses bantuan sosial dan pendidikan, maupun program pemberdayaan ekonomi pedagang.

“Dengan sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, kami optimistis roda perekonomian Sidoarjo bisa tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan,” pungkas Kusumo.

Headline

KaMedia – Saya mengenal Adi Sutarwijono, yang kami panggil dengan penuh hormat dan sayang, Cak Awi sejak tahun 2000. Saat itu, jumlah wartawan di DPRD Surabaya masih bisa dihitung dengan…