HeadlineJatimNasional

Tragedi KM Virgo Transport 8: 6 Tewas, 129 Orang Hilang di Laut Jawa

×

Tragedi KM Virgo Transport 8: 6 Tewas, 129 Orang Hilang di Laut Jawa

Sebarkan artikel ini
Kondisi Kapal Virgo Transport 8 yang terbalik disekitar Pulau Masalembu / Foto : Istimewa

KaMedia – Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang membawa 243 orang hilang kontak di perairan Laut Jawa, Ahad (13/9/2026) sekitar pukul 04.10 GMT. Kapal bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026).

Total penumpang dan awak kapal mencapai 243 orang, terdiri atas 213 penumpang dan 30 awak. Hingga Ahad pukul 18.00 WIB, tim SAR menemukan 108 orang selamat. Enam orang meninggal dunia, sedangkan 129 lainnya masih dalam pencarian.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Edy Prakoso, menyampaikan keprihatinan pemerintah atas kecelakaan tersebut.

” Mewakili pemerintah, dalam hal ini Basarnas menyampaikan turut prihatin dan belasungkawa terkait dengan kejadian Kapal Virgo Transport 8.” papar Edy Prakoso.

Menurut Edy, laporan hilangnya kontak kapal diterima kantor SAR pada pukul 04.10 GMT. Upaya menghubungi kapten kapal sempat dilakukan, tetapi komunikasi kemudian terputus.

” Kantor SAR langsung menginfokan ke Basarnas Command Center. Setelah itu langsung memerintahkan alur laut yang dimiliki oleh kantor SAR Banjarmasin untuk segera melaksanakan operasi pencarian,” ujarnya.

Berdasarkan informasi awal dari kapten kapal, Virgo Transport 8 diduga miring lalu tenggelam setelah dihantam gelombang besar dari sisi lambung kanan.

” Diperkirakan kecelakaan terjadi karena kapal miring hingga tenggelam akibat hantaman ombak yang cukup besar pada sisi lambung kanan. Ini informasi yang kami dapat langsung dari kapten kapal Virgo tersebut,” kata Edy.

Operasi SAR menghadapi kendala cuaca dan gelombang tinggi. Bahkan, KM Permadi yang dikerahkan dari Surabaya harus kembali karena kondisi laut tidak memungkinka

” KM Permadi yang dari Surabaya saat pemberangkatan karena cuaca cukup buruk, dalam hal ini gelombang cukup tinggi, sehingga KM Permadi kembali,” ujar Edy.

Basarnas memastikan pencarian 129 korban yang masih hilang terus dimaksimalkan melalui jalur laut dan udara dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta instansi terkait.

” Operasi pencarian kita tentunya akan memaksimalkan upaya-upaya yang akan kita laksanakan dalam mengevaluasi, menyelamatkan korban Kapal Virgo, khususnya penumpang yang masih dalam pencarian sejumlah 129 ini,” jelas Edy.

Basarnas juga akan mendapat tambahan armada dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).

” Besok ada penambahan lagi alut dari PSDKP yang akan melaksanakan searching di area lokasi tersebut,” katanya

Untuk korban yang telah dievakuasi, Basarnas masih memprioritaskan pencarian dan penanganan di rumah sakit. Proses pemulangan korban akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah dan operator kapal.

” Nanti kita akan berkoordinasi dengan operator dalam hal ini untuk proses pemulangan korban sampai ke keluarganya masing-masing,” ujar Edy.

Ia menegaskan, setelah penanganan medis selesai, pemerintah akan memastikan korban dapat kembali kepada keluarga masing-masing.

” Untuk saat ini kita memang masih terfokus di operasi pencarian. Manakala nanti sudah di rumah sakit, nanti ada proses lain untuk bisa kembali ke keluarganya masing-masing,” pungkasnya