PemerintahanSurabaya

DPRD Surabaya Soroti Validitas Manifes KMP Virgo Transport 08

×

DPRD Surabaya Soroti Validitas Manifes KMP Virgo Transport 08

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri / Foto : Istimewa.

KaMedia – Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, meminta Tim SAR gabungan melakukan verifikasi menyeluruh terhadap data manifes KMP Virgo Transport 08 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Akurasi jumlah penumpang dan awak kapal dinilai krusial agar proses pencarian, evakuasi, hingga komunikasi dengan keluarga korban tidak terkendala.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul informasi bahwa terdapat 243 penumpang dalam kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin. Namun, menurut Syaifuddin, dalam setiap insiden kecelakaan kapal, persoalan data manifes kerap menjadi kendala karena jumlah penumpang yang tercatat dapat berubah-ubah.

” Makanya, kami berharap data manifes benar-benar diverifikasi sehingga menemukan angka yang akurat. Ini sangat penting karena erat kaitannya dengan komunikasi dengan keluarga korban,” ujar politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Kaji Ipuk tersebut, Senin (14/9/2026).

Ia mengaku prihatin atas musibah tersebut dan meminta seluruh kekuatan SAR dikerahkan secara maksimal. Menurut informasi awal, kapal diduga tenggelam setelah hilang kontak dari kawasan Selat Madura.

” Prioritas utama saat ini adalah bagaimana menyelamatkan para korban yang masih dalam proses pencarian. Ini sangat banyak sekali. Kami sangat prihatin dan berharap Tim SAR bisa bekerja maksimal. Kita doakan bersama,” katanya.

Kaji Ipuk juga mengingatkan para pengusaha angkutan penyeberangan agar lebih disiplin dan cermat dalam mencatat manifes. Menurutnya, data penumpang bukan sekadar administrasi, melainkan menyangkut keselamatan dan nyawa manusia.

Ia turut mengimbau keluarga yang memiliki kerabat dalam perjalanan KMP Virgo Transport 08 untuk mendatangi Pos Pendataan di Pelabuhan Tanjung Perak. Pemkot Surabaya juga diminta sigap menyiagakan personel untuk membantu pendataan dan pelayanan keluarga korban

” Kita juga minta Pemkot Surabaya untuk menyiapkan personelnya, guna membantu pendataan dan memberikan pelayanan informasi bagi keluarga penumpang ” lanjut Kaji Ipuk.

Hingga Minggu sore, sekitar 153 penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes. Sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia.

Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan helikopter HR-3601, KN SAR Laksamana 241, KN SAR 249 Permadi, KRI Nala, dan KN Kunyit.

” Kami sangat mengapresiasi kerja cepat Tim SAR gabungan sehingga banyak nyawa terselamatkan,” pungkas Kaji Ipuk.