KaMedia – Bupati Sidoarjo Subandi SH MKn menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang harus diwujudkan melalui kinerja pemerintahan yang nyata. Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak semata diukur dari posisi yang diemban, tetapi dari sejauh mana program kerja yang dijalankan mampu memberikan solusi atas persoalan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Subandi saat memimpin pengambilan sumpah dan janji jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (26/8/2026).
Dalam agenda tersebut, sebanyak 10 pejabat pimpinan tinggi pratama, sekitar 150 pejabat administrator dan pengawas, serta enam pejabat fungsional pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya.
Subandi meminta para pejabat yang baru dilantik menjadikan jabatan tersebut sebagai bagian dari perjalanan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas.
“Jabatan adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas. Bukan hanya kehormatan semata, namun juga kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan. Juga harapan masyarakat kepada pemerintah yang bekerja secara nyata dan memberikan solusi atas segala persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Subandi.
Ia juga mengingatkan agar pejabat tidak terjebak pada rutinitas administratif. Setiap kebijakan dan program yang dijalankan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sidoarjo.
Untuk itu, Subandi menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang solid di seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) hingga jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan.
Terkait rotasi dan mutasi, Subandi menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari dinamika birokrasi dan kebutuhan organisasi.
“Pelantikan hari ini menjadi kebutuhan lembaga atau organisasi Pemkab Sidoarjo. Mutasi adalah hal yang biasa sebagai bentuk adaptasi jalannya pemerintahan,” jelasnya.
Salah satu perubahan penting terjadi pada posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo. Dr. Fenny Apridawati yang sebelumnya menjabat Sekda kini bergeser menjadi Asisten III Administrasi Umum Pemkab Sidoarjo. Dengan pergeseran tersebut, posisi Sekda Sidoarjo untuk sementara kosong dan Bupati Subandi akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) dalam waktu dekat.
Selain posisi Sekda, rotasi juga menyasar sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama. Benny Airlangga dipercaya menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setelah sebelumnya menjabat Asisten III Administrasi Umum.
Ridho Prasetyo dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Arif Mulyono bergeser dari Staf Ahli menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)
Selanjutnya, Enny Rustiningsih bergeser dari Kepala Dinas Pangan dan Pertanian menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Eddy Kurniadi berpindah dari Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menjadi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian.
Chudlori yang sebelumnya menjabat Staf Ahli dipercaya memimpin Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Yudhi Iriyanto bergeser dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menjadi Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo.
Sementara itu, Rudi Setyawan berpindah dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Kepala Dispora. Jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selanjutnya dipercayakan kepada Happy Setyaning.
Subandi berharap rotasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kinerja perangkat daerah, sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
Selain konsolidasi internal, Subandi menekankan pentingnya menjaga harmonisasi dengan DPRD Kabupaten Sidoarjo serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum (APH).
Menurutnya, kerja sama antarlembaga diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, kuat, dan terarah. Koordinasi yang baik juga diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pemerintah daerah.
Subandi optimistis kekompakan seluruh jajaran pemerintahan akan mendorong pelayanan publik yang lebih cepat dan responsif.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik tidak hanya menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing, tetapi juga memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Sidoarjo.











