KaMedia – Kereta api bukan lagi sekadar pilihan alternatif. Sepanjang Juli 2026, moda transportasi ini menjadi salah satu tumpuan utama mobilitas masyarakat di Jawa Timur. Buktinya, lebih dari 1,2 juta pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah KAI Daop 8 Surabaya.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat 1.207.103 pelanggan dilayani selama Juli 2026. Angka tersebut melonjak sekitar 3 persen dibandingkan Juli 2025 yang tercatat 1.170.246 pelanggan.
Dari total pelanggan Juli 2026, sebanyak 597.285 pelanggan tercatat naik, sementara 609.818 pelanggan turun di wilayah pelayanan KAI Daop 8 Surabaya.
Kenaikan ini bukan sekadar angka statistik. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, data tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin kuat sebagai pilihan perjalanan—mulai dari liburan, pulang kampung, mengunjungi keluarga, bekerja, hingga kebutuhan pendidikan.
Libur sekolah menjadi salah satu pemicunya. Ketika masyarakat memanfaatkan masa liburan untuk bergerak dari satu daerah ke daerah lain, kereta api menjadi salah satu moda yang paling banyak dimanfaatkan untuk perjalanan jarak jauh.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menilai tingginya jumlah pelanggan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api terus tumbuh.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan, baik untuk keperluan wisata, mengunjungi keluarga, pekerjaan, pendidikan, maupun aktivitas lainnya,” ujar Mahendro.
Wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya sendiri menjadi salah satu simpul penting perjalanan kereta api di Jawa Timur. Sejumlah stasiun besar seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang menjadi pintu keluar-masuk ribuan pelanggan setiap harinya.
Lonjakan penumpang tentu bukan tanpa tantangan. Semakin banyak masyarakat yang memilih kereta api, semakin besar pula tuntutan terhadap kualitas pelayanan.
Karena itu, KAI Daop 8 Surabaya mengklaim telah menyiapkan berbagai aspek pelayanan untuk menghadapi tingginya volume pelanggan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan di stasiun, proses boarding, hingga pelayanan selama perjalanan.
” Dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, kami memastikan seluruh jajaran KAI Daop 8 Surabaya siap memberikan pelayanan terbaik. Aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan terus menjadi perhatian utama,” kata Mahendro.
Tak hanya mengandalkan kapasitas angkutan, KAI juga terus mendorong digitalisasi layanan. Pemesanan tiket kini dapat dilakukan melalui Access by KAI, website resmi KAI, serta kanal resmi lainnya.
Melalui layanan digital tersebut, pelanggan dapat mengakses berbagai informasi perjalanan, termasuk jadwal keberangkatan, ketersediaan tiket, hingga informasi perjalanan.
Teknologi Face Recognition Boarding Gate yang tersedia di sejumlah stasiun juga menjadi bagian dari upaya memangkas kerumitan proses boarding. Pelanggan dapat melakukan proses boarding dengan lebih cepat dan praktis tanpa harus melalui proses pemeriksaan konvensional secara berulang.
Namun, di balik pertumbuhan jumlah pelanggan, ada satu pekerjaan rumah yang tidak bisa ditawar: keselamatan.
Semakin padat kereta dan stasiun, semakin tinggi pula kebutuhan terhadap disiplin pelanggan dan kesiapan petugas. KAI Daop 8 Surabaya menegaskan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu tetap menjadi prioritas.
Pelanggan pun diimbau mematuhi seluruh aturan di stasiun maupun selama perjalanan, memperhatikan informasi dan arahan petugas, menjaga barang bawaan, serta memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dan lansia.
Bagi KAI Daop 8 Surabaya, 1,2 juta pelanggan dalam satu bulan bukan sekadar pencapaian—tetapi juga tantangan untuk membuktikan bahwa meningkatnya kepercayaan masyarakat harus dibayar dengan pelayanan yang semakin baik.
“Lebih dari 1 juta pelanggan yang kami layani selama Juli 2026 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat kepada KAI. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api. Ke depan, kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang semakin aman, nyaman, mudah, dan tepat waktu,” tutup Mahendro.











