HeadlinePolitikSurabaya

Milad ke-24 PKS Surabaya: Refleksi Reformasi hingga Dorong Energi Alternatif

×

Milad ke-24 PKS Surabaya: Refleksi Reformasi hingga Dorong Energi Alternatif

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PKS Surabaya Frimainto Utomo, atau akrab dipanggil Bung Tomo memotong tumpeng sebagai tanda Milad Ke 24 PKS / Foto : Humas PKS Sby

KaMedia – Semangat refleksi dan komitmen terhadap agenda reformasi mewarnai peringatan Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya yang digelar sederhana namun sarat makna, Senin (20/4), di Kantor DPD PKS Surabaya.

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus harian, di antaranya Ketua DPD PKS Surabaya Frimainto Utomo, Sekretaris Mohammad Ibrahim Alhanif, serta Bendahara Andriyanto. Turut hadir pula 24 pemuda dari sayap organisasi seperti Garuda Keadilan, Gema Keadilan, dan PKS Muda.

Prosesi peringatan berlangsung khidmat dengan simbol pemotongan 2+4 tumpeng oleh pengurus, yang kemudian dibagikan kepada para kader muda. Tradisi ini menjadi wujud syukur atas perjalanan panjang PKS selama 24 tahun sekaligus pengingat akan regenerasi kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Frimainto Utomo yang akrab disapa Bung Tomo menegaskan bahwa usia ke-24 bukan sekadar perayaan, melainkan momentum memperkuat peran partai di tengah masyarakat.

“Milad tahun ini mengusung tema Berdaya, Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya ketahanan nasional, terutama di sektor energi yang kini menjadi isu strategis. PKS Surabaya, kata dia, berkomitmen mendorong pemanfaatan energi alternatif dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Tak hanya itu, Bung Tomo juga mengingatkan akar historis PKS yang lahir di era reformasi. Menurutnya, semangat tersebut harus terus dijaga.

“PKS hadir untuk menuntaskan agenda reformasi mulai dari penegakan hukum, pemberantasan KKN, hingga penguatan otonomi daerah,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut Milad, PKS Surabaya menyiapkan sejumlah program konkret selama satu bulan ke depan. Di antaranya pembangunan charging station berbasis energi alternatif, peluncuran unit usaha keluarga di 31 kecamatan, hingga platform digital untuk mendukung UMKM, petani, peternak, dan nelayan.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menopang ketahanan nasional, baik dari sisi energi maupun ekonomi kerakyatan.

Melalui peringatan ini, PKS Surabaya menegaskan posisinya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai partai politik, tetapi juga sebagai penggerak solusi di berbagai sektor strategis.

Ekonomi

KaMedia – Pagi itu, suasana di Stasiun Surabaya Gubeng terasa berbeda. Di antara lalu-lalang penumpang yang bergegas mengejar jadwal keberangkatan, hadir sentuhan hangat yang tak biasa, senyum ramah para petugas…