KaMedia – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkai dengan konsolidasi kader di Surabaya, Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian Safari Ramadan PKB di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
Dalam acara itu, DPW PKB Jatim memberikan apresiasi kepada sejumlah calon legislatif (caleg) potensial yang dinilai berperan besar dalam mendongkrak perolehan suara partai pada Pemilu Legislatif 2024.
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, mengatakan agenda tersebut merupakan kegiatan rutin setiap Ramadan. Selain memperingati Nuzulul Qur’an, partai juga memanfaatkan momentum itu untuk mempertemukan dan memberi penghargaan kepada para caleg pendulang suara.
“Rutinitas kita setiap Ramadan dirangkai dengan Nuzulul Qur’an dan pertemuan caleg potensial pendulang suara Pileg 2024. Kita beri apresiasi dan afirmasi kepada mereka sebagai bentuk reward,” kata pria yang akrab disapa Gus Halim.
Menurutnya, keberhasilan anggota legislatif yang berhasil duduk di parlemen tidak lepas dari kontribusi caleg lain di daerah pemilihan yang sama. Ia mengibaratkan kursi legislatif seperti meja yang tidak selalu berdiri dengan empat kaki sendiri.
“Hampir tidak ada satu pun kursi anggota DPR yang kakinya empat. Ada yang tiga, berarti satu kaki urunan dari caleg di bawahnya. Ada yang dua, berarti dua kaki urunan dari caleg lain yang juga kuat. Nah, itu yang kita apresiasi,” ujarnya.
Selain konsolidasi kader, PKB Jatim juga menyalurkan bantuan kepada kader partai. Total sekitar 26.000 paket sembako telah didistribusikan selama Ramadan tahun ini di seluruh Jawa Timur.
“Penutupan dari seluruh rangkaian Safari Ramadan se-Jawa Timur kita lakukan dengan konsolidasi kader dan berbagi sembako sebanyak 26.000 paket yang sudah didistribusikan kepada kader PKB,” kata Gus Halim.
Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kantor DPW PKB Jawa Timur. Konsumsi, bingkisan, dan berbagai kebutuhan acara disuplai oleh UMKM lokal.
“Kita juga memberdayakan UMKM. Konsumsi, bingkisan, dan kebutuhan acara kita hadirkan dari UMKM yang ada di sekitar kantor DPW,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Halim juga mengingatkan para anggota legislatif yang saat ini menjabat agar tetap menjaga hubungan dengan konstituennya. Ia menegaskan para caleg potensial yang belum terpilih harus terus mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Ia mengibaratkan dinamika tersebut seperti pertandingan sepak bola, di mana pemain cadangan selalu siap menggantikan pemain inti yang lengah.
“Pemain cadangan itu tidak pernah berhenti melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Kalau pemain inti yang sekarang di DPR tidak merawat konstituennya, bisa saja digulingkan oleh caleg potensial di bawahnya,” tegasnya.











