KaMedia – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di kediaman Johari Mustawan pada Selasa (31/3). Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya itu menggelar acara halal bihalal yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh warga hingga organisasi kemasyarakatan.
Tak sekadar ajang temu kangen pasca-Lebaran, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguat hubungan antarsesama. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Bang Jo itu menekankan bahwa halal bihalal memiliki makna lebih dalam daripada tradisi tahunan.
“Ini bukan hanya soal berkumpul setelah Idulfitri, tapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, merefleksikan nilai-nilai Ramadan, dan memperkuat kolaborasi,” ujarnya.
Bang Jo mengingatkan bahwa semangat yang tumbuh selama Ramadan, seperti kepedulian, kebersamaan, dan budaya berbagi tidak boleh berhenti begitu saja. Ia mengajak seluruh pihak untuk menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi kota sebesar Surabaya tidak bisa diselesaikan secara individual. Diperlukan kerja sama lintas elemen dengan semangat gotong royong.
“Perubahan nyata tidak bisa dilakukan sendirian. Kita harus bersatu, berkolaborasi, dan saling mendukung agar solusi yang dihasilkan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Acara berlangsung santai namun bermakna, diisi dengan ramah tamah, obrolan ringan, dan dialog hangat antara tuan rumah dan para tamu. Tawa dan cerita mengalir, memperkuat rasa kebersamaan yang menjadi inti dari kegiatan tersebut.
Di akhir acara, Bang Jo berharap silaturahmi yang terjalin tidak berhenti di momen ini saja, melainkan terus berlanjut menjadi energi positif untuk membangun masyarakat yang lebih solid, harmonis, dan progresif.
“Semoga kebersamaan ini menjadi langkah kecil menuju perubahan besar bagi Surabaya dan Indonesia,” tutupnya.









