HeadlineJatimPemerintahan

Gubernur Khofifah Lepas Ribuan Siswa Bertarung: Jatim Pasang Target Sapu Bersih Juara Nasional Hingga Dunia

×

Gubernur Khofifah Lepas Ribuan Siswa Bertarung: Jatim Pasang Target Sapu Bersih Juara Nasional Hingga Dunia

Sebarkan artikel ini
Gubernur Khofifah bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai membuka Ajang Talenta Prestasi Murid Jatim 2026 di Airlangga Convention Center Surabaya / Foto : Pemprov Jatim.

KaMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi membuka Ajang Talenta Prestasi Murid Jatim 2026 di Airlangga Convention Center. Ribuan siswa disiapkan bukan sekadar ikut lomba—tapi untuk menang dan mendominasi level nasional hingga internasional.

Ajang ini jadi panggung serius Pemprov Jatim untuk membangun mesin prestasi. Targetnya tegas: juara umum di berbagai kompetisi nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), O2SN, FLS3N, LKS, OPSI, FIKSI hingga Lomba Debat Indonesia.

“Kita tidak hanya bicara partisipasi. Kita siapkan mereka untuk jadi juara, bahkan tembus level internasional,” tegas Khofifah.

Ambisi itu bukan tanpa dasar. Jawa Timur kembali membuktikan diri sebagai “pabrik prestasi” nasional. Tahun 2026, sebanyak 29.046 siswa Jatim lolos ke perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP, terbanyak di Indonesia, dan sudah bertahan selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019.

Tak berhenti di situ, Jatim juga memimpin jumlah penerima KIP Kuliah yang lolos SNBP, mempertegas bahwa akses pendidikan tak lagi didominasi kalangan mampu.

“Tidak boleh ada anak Jatim gagal sekolah hanya karena ekonomi. Itu prinsipnya,” tegas Khofifah.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyebut tren kemenangan Jatim terus meningkat. Tahun sebelumnya, empat dari tujuh ajang nasional berhasil disapu sebagai juara umum.

“Tahun ini targetnya jelas, semua ajang kita ambil,” ujarnya lugas.

Sebanyak 206 siswa bahkan sudah mengantongi “golden ticket” masuk PTN lewat jalur prestasi, angka yang terus naik tiap tahun.

Ajang ini sekaligus jadi bukti bahwa Jatim tak sekadar ikut kompetisi, tapi ingin menguasai. Dengan sistem pembinaan, pemetaan, dan dukungan penuh dari pemerintah, Jawa Timur kian menegaskan diri sebagai barometer prestasi pendidikan nasional.

Di sisi lain, Pemprov Jatim juga menunjukkan perhatian ke sektor pendukung pendidikan. Mulai dari program bedah rumah untuk guru, hingga bantuan rehabilitasi sekolah rusak seperti di SMK 1 Ampelgading Malang.