KaMedia – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meninjau langsung kondisi Gedung Pejuang 45 yang berada di Jalan Ahmad Yani, Sidoarjo. Dalam kunjungannya, Wabup yang akrab disapa Mak Mimik itu tampak prihatin melihat kondisi bangunan bersejarah yang kini terlihat tidak terawat dan kurang mendapat perhatian.
Gedung Pejuang 45 selama ini dikenal sebagai salah satu tempat yang menyimpan berbagai koleksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Di dalamnya terdapat sejumlah benda peninggalan perjuangan, mulai dari alat perang, dokumen sejarah, hingga koleksi benda unik yang menjadi saksi perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Namun, kondisi bangunan saat ini dinilai memprihatinkan. Beberapa bagian gedung tampak kusam, rusak, dan minim perawatan.
Saat meninjau lokasi, Mak Mimik terlihat terkejut melihat kondisi gedung yang memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat Sidoarjo maupun bangsa Indonesia tersebut. Menurutnya, keberadaan Gedung Pejuang 45 seharusnya menjadi perhatian bersama karena menjadi simbol perjuangan dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
“Gedung ini bukan sekadar bangunan biasa, tetapi memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Di sini tersimpan banyak cerita perjuangan bangsa yang harus kita jaga bersama. Sangat disayangkan kalau kondisinya seperti ini dan terkesan kurang terurus,” ujar Mimik Idayana saat melakukan peninjauan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan berupaya mencari solusi agar bangunan bersejarah tersebut dapat kembali terawat dan difungsikan dengan baik. Menurutnya, pelestarian situs sejarah merupakan bagian penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda tentang perjuangan para pahlawan.
“Kami akan berupaya mencarikan langkah dan solusi terbaik supaya gedung ini bisa diperbaiki dan dirawat kembali. Pemerintah harus hadir untuk menjaga monumen-monumen perjuangan yang mulai rusak agar nilai sejarahnya tidak hilang,” tegasnya.
Mak Mimik juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan komunitas sejarah, untuk bersama-sama menjaga keberadaan bangunan bersejarah di Kabupaten Sidoarjo. Ia menilai, jika dikelola dengan baik, Gedung Pejuang 45 dapat menjadi sarana edukasi sejarah sekaligus destinasi wisata heritage yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, dirinya meminta agar dinas terkait segera melakukan pendataan dan kajian terhadap kondisi bangunan agar langkah penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Menurutnya, jangan sampai bangunan yang memiliki nilai perjuangan tinggi justru semakin rusak karena kurangnya perhatian.
Kunjungan Wakil Bupati Sidoarjo tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar. Banyak warga berharap adanya perbaikan dan revitalisasi Gedung Pejuang 45 agar bangunan bersejarah itu kembali hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Sidoarjo.
Dengan adanya perhatian langsung dari pemerintah daerah, diharapkan Gedung Pejuang 45 dapat kembali menjadi simbol perjuangan yang terawat, sekaligus pengingat bagi generasi muda akan pentingnya menghargai sejarah dan jasa para pahlawan bangsa.











