EkonomiJatim

Listrik Madiun–Ngawi Makin Andal! PLN Perkuat Gardu Induk, Antisipasi Gangguan Sejak Dini

×

Listrik Madiun–Ngawi Makin Andal! PLN Perkuat Gardu Induk, Antisipasi Gangguan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
PLN melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melakukan langkah strategis dengan meningkatkan performa dua gardu induk vital: Manisrejo dan Ngawi / Foto : PLN

KaMedia – Keandalan listrik di wilayah Madiun hingga Ngawi kini semakin diperkuat. PLN melalui Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melakukan langkah strategis dengan meningkatkan performa dua gardu induk vital: Manisrejo dan Ngawi.

Upaya ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan bagian dari strategi besar untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil, aman, dan minim gangguan bagi masyarakat.
Di Gardu Induk Manisrejo, tim dari Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Madiun melakukan perawatan intensif pada Interbus Transformer (IBT) #2. Tak hanya itu, peralatan Current Transformer 70 kV juga diganti sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang terdeteksi sebelumnya.

Langkah ini menjadi bagian dari program peremajaan aset atau life extension program, yang bertujuan memperpanjang usia operasional peralatan sekaligus meningkatkan keandalannya.

Sementara itu, di Gardu Induk Ngawi, penguatan sistem dilakukan melalui penggantian support Lightning Arrester serta penambahan gas SF6 pada bay Manisrejo 2. Peran kedua komponen ini sangat krusial. Lightning Arrester menjadi pelindung utama dari lonjakan tegangan akibat petir, sementara gas SF6 memastikan sistem isolasi tetap optimal.

Dengan penguatan ini, sistem kelistrikan di wilayah Madiun hingga Ngawi diharapkan semakin tangguh menghadapi potensi gangguan, terutama saat cuaca ekstrem.

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa keandalan listrik adalah prioritas utama dalam transformasi operasional PLN.

“Pemeliharaan bukan hanya rutinitas, tapi langkah strategis untuk memastikan sistem tetap andal, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Seluruh pekerjaan dilakukan dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat, mulai dari tahap persiapan hingga pengujian akhir. Kolaborasi solid antara tim ULTG Madiun dan GI Ngawi pun menjadi kunci keberhasilan pekerjaan yang berlangsung lancar, tepat waktu, dan tanpa kendala.

Melalui langkah ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan listrik yang stabil dan berkualitas, menjadi fondasi penting bagi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Madiun dan sekitarnya.