HeadlineJatim

Lewat BPBD Jatim, Blitar Kirim 8,7 Ton Telur Untuk Korban Gempa NTT

×

Lewat BPBD Jatim, Blitar Kirim 8,7 Ton Telur Untuk Korban Gempa NTT

Sebarkan artikel ini
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menerima bantuan telur dari para peternak di Blitar untuk korban gempa di NTT / Foto : Humas BPBD Jatim.

KaMedia – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir dari berbagai kelompok masyarakat di Jawa Timur. Beragam komoditas turut dihimpun dan dikirim sebagai bentuk solidaritas untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban.

Terbaru, bantuan 8.778 kilogram atau sekitar 8,7 ton telur dari paguyuban peternak Kabupaten Blitar telah tiba di Posko Jatim Peduli NTT, Kantor BPBD Jatim, Waru, Sidoarjo.

Bantuan yang dikirim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar tersebut tidak hanya berupa telur. Sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga turut disalurkan, di antaranya beras, gula, susu, sambal pecel, dan mi instan.

Bantuan diterima langsung oleh Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Satriyo Nurseno, pada Selasa (25/8/2026).

Dalam penyerahan tersebut, hadir mewakili Bupati Blitar, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Blitar Bambang Dwi Purwanto, bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi.

Bambang mengatakan, kontribusi Blitar terhadap kebutuhan telur nasional cukup besar. Berdasarkan data yang ada, Kabupaten Blitar saat ini tercatat sebagai salah satu pemasok utama telur nasional.

“Saat ini, sesuai data, Kabupaten Blitar tercatat sebagai pemasok kebutuhan telur nasional yang kontribusinya mencapai sekitar 30 persen,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Blitar, khususnya dari paguyuban peternak ayam dan susu.

Menurutnya, bantuan tersebut akan segera diberangkatkan ke NTT untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Rencananya, seluruh bantuan akan diberangkatkan pada Rabu sore melalui Pelabuhan Tanjung Perak, bersamaan dengan bantuan lain yang dihimpun dari OPD dan CRS di lingkungan Pemprov Jatim.

“Seperti yang diketahui, di sana masih banyak masyarakat terdampak gempa yang membutuhkan bantuan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat NTT,” harap Gatot.

Bantuan tersebut menjadi wujud nyata gotong royong masyarakat Jawa Timur untuk membantu meringankan beban warga Flores yang tengah menghadapi dampak gempa bumi.