KaMedia – Menjelang Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau pelaksanaan Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (22/10).
Aksi kepedulian yang dikoordinir Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini digelar sebagai pembuka rangkaian Hari Santri sekaligus menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Dalam peninjauannya, Gubernur Khofifah memastikan seluruh pelayanan medis berjalan optimal serta menyapa langsung anak-anak peserta khitan beserta keluarga penerima manfaat.
”Momentum Hari Santri adalah pengingat pentingnya membangun generasi yang kuat secara spiritual dan intelektual, sekaligus sehat secara fisik. Anak-anak yang sehat memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh, belajar, dan menggapai potensi terbaik mereka,” tegas Gubernur Khofifah di lokasi acara.
Dalam kegiatan baksos ini, Gubernur Khofifah menyerahkan bantuan dan memfasilitasi pelayanan kesehatan cuma-cuma bagi warga Pacitan. Dalam baksos tersebut 100 anak mengikuti khitan massal.
Kegiatan ini ditangani oleh 15 tim tenaga kesehatan dari 7 RS UOBK Pemprov Jatim. Tak hanya khitan gratis, setiap peserta pulang membawa berbagai sovenir yang disiapkan Pemprov Jatim seperti, kipas angin, paket sembako, dan goodie bag. Selain itu juga paket pendidikan seperti tas ransel dan perlengkapan sekolah guna menunjang aktivitas belajar.
Selain khitnan masal, juga digelar cek kesehatan gratis yang diikuti 200 orang. Kegiatan ini melibatkan nakes dari Dinkes/Puskesmas Kabupaten Pacitan serta RS Pura Raharja Surabaya. Layanan komprehensif ini mencakup pemeriksaan indeks massa tubuh dan lingkar perut serta cek tekanan darah dan gula darah, juga pemeriksaan EKG (rekam jantung) dan konsultasi dokter gratis.
Khofifah juga mengingatkan pentingnya budaya cegah dini. “Pemeriksaan kesehatan jangan hanya dilakukan ketika sakit. Dengan tahu kondisi lebih awal, kita bisa mengambil langkah pencegahan sejak dini,” imbaunya
Menghubungkan aksi baksos dengan tema HUT ke-81 Jawa Timur “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan” , Gubernur Khofifah menegaskan bahwa indikator kemajuan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia (SDM) serta kemudahan akses layanan dasar.
”Pembangunan yang berkelanjutan harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Mari kita hadirkan kepedulian dalam tindakan nyata agar semangat ‘Santri Sehat, Indonesia Kuat’ benar-benar dirasakan oleh warga,” pungkas Khofifah.











