Gaya HidupHeadlineSurabaya

Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini, KAI Daop 8 Edukasi Pelajar SD di Surabaya

×

Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini, KAI Daop 8 Edukasi Pelajar SD di Surabaya

Sebarkan artikel ini
KAI Daops 8 Surabaya melakukan edukasi keselamatan kepada para pelajar SD / Foto : KAI Daops 8

KaMedia – Komitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api terus diperkuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya dengan cara yang lebih menyentuh generasi muda. Kali ini, KAI Daop 8 turun langsung ke sekolah dasar di Kota Surabaya untuk menanamkan budaya keselamatan sejak dini kepada para siswa.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, anak-anak diajak memahami pentingnya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Mereka dikenalkan pada berbagai risiko, seperti bahaya bermain di sekitar rel, pentingnya menaati rambu-rambu, hingga kedisiplinan saat melintasi perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa edukasi sejak usia dini merupakan langkah penting dalam mencegah kecelakaan di jalur kereta api.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran sejak dini agar anak-anak memahami bahwa jalur rel bukanlah tempat bermain dan memiliki risiko tinggi,” ujarnya.

Data menunjukkan bahwa tantangan keselamatan masih cukup besar. Pada periode Januari–April 2025 tercatat 18 kejadian di jalur KA maupun perlintasan sebidang. Angka tersebut meningkat menjadi 24 kejadian pada periode yang sama di tahun 2026.

Menurut Mahendro, peningkatan ini mencerminkan masih rendahnya kesadaran masyarakat. Banyak insiden terjadi akibat kurang disiplin, seperti menerobos palang pintu perlintasan atau beraktivitas di area terlarang jalur kereta.

Sebagai respons, KAI Daop 8 Surabaya terus menggencarkan sosialisasi secara masif, khususnya di lingkungan pendidikan. Program ini dirancang berkelanjutan dengan fokus utama pada siswa sekolah dasar sebagai fondasi awal pembentukan budaya keselamatan.

Kegiatan sosialisasi kali ini digelar di SD Darussalam, Jl. Pesapen Barat V/10, serta SD Trisula, Jl. Johor No. 3, Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya.

Suasana kegiatan dibuat interaktif dan menyenangkan. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak menonton video edukasi, mengikuti sesi tanya jawab, hingga bermain permainan edukatif. Pembagian souvenir turut menambah antusiasme peserta, sehingga pesan keselamatan dapat lebih mudah dipahami dan diingat.

Melalui pendekatan ini, KAI berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya keselamatan, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya, mengingatkan keluarga dan masyarakat untuk lebih waspada di sekitar jalur kereta api.

Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya memastikan akan terus memperluas jangkauan sosialisasi ke berbagai kalangan, mulai dari sekolah hingga komunitas masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman bagi semua.