HeadlineJatim

Semarak HUT ke-81 Jatim di Pantai Slopeng: Gubernur Khofifah Boyong Layanan Khitan Massal Hingga Deteksi Dini TBC Untuk Warga

×

Semarak HUT ke-81 Jatim di Pantai Slopeng: Gubernur Khofifah Boyong Layanan Khitan Massal Hingga Deteksi Dini TBC Untuk Warga

Sebarkan artikel ini
Gubernur Khofifah memberikan bingkisan bagi anak-anak yang ikut program khitan massal dalam rangka HUT Jatim ke 81 / Foto : Pemprov Jatim.

KaMedia – Puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, berlangsung hangat dan menyentuh langsung kebutuhan warga, Rabu (14/10). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadirkan aksi nyata bakti sosial yang melingkupi khitanan massal gratis, pemeriksaan kesehatan holistik, hingga bantuan penanganan stunting.

​Suasana haru dan antusiasme warga membuncah sejak pagi. Tingginya permintaan masyarakat bahkan membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendadak menambah kuota khitanan massal, dari sasaran awal 150 anak menjadi 175 anak.

​Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan pilar utama Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus diperkuat Pemprov Jatim, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

“Pendekatan pembangunan yang kita lakukan berbasis pada Human Development Index. Karena itu, peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum menghadirkan manfaat nyata. Perluasan akses kesehatan kita hadirkan secara masif agar masyarakat langsung merasakan dampaknya,” ujar Gubernur Khofifah di Pantai Slopeng.

Guna memastikan kenyamanan dan keselamatan anak-anak peserta khitan, Pemprov Jatim menerjunkan tim medis lintas rumah sakit ternama di Jawa Timur, lengkap dengan konsultan spesialis urologi dan anestesi.

​Sebanyak 25 meja tindakan disiapkan dengan standar peralatan, obat-obatan, dan bahan medis steril. Tak sekadar tindakan medis, setiap anak melewati tahapan pemeriksaan fisik yang ketat, pendampingan ramah anak, hingga pemberian obat kontrol, bingkisan, serta edukasi pasca-khitan.

Tak hanya menyasar anak-anak, rangkaian bakti sosial di pesisir pantai ini juga melayani ratusan warga dewasa dan lansia. Sebanyak 240 warga mendapatkan paket pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi cek status gizi, gula darah, jantung, hingga faktor risiko stroke.

​Bahkan, Pemprov Jatim menerjunkan Mobil Rontgen khusus untuk mendeteksi dini risiko Tuberkulosis (TBC) pada masyarakat pesisir.

​Di sudut lain, Mobil Klinik Gigi ditaguhkan untuk melayani pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Aksi ini didukung oleh 20 tenaga kesehatan kolaboratif dari Puskesmas Dasuk Sumenep, RS Pura Raharja Surabaya, jajaran TNI AL, hingga Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) yang memboyong dokter gigi dari Surabaya, Sidoarjo, Madiun, dan Sumenep.

​Sebagai wujud kepedulian terhadap generasi masa depan, diserahkan pula 100 paket bantuan BAZNAS Jatim untuk pencegahan stunting bagi ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari jajaran Pemkab Sumenep, TNI/Polri, Tenaga Kesehatan, BAZNAS, hingga IKA UNAIR. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama agar pembangunan daerah tepat sasaran.

​“Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, lembaga sosial, dan akademisi menjadi kekuatan luar biasa. Gotong royong inilah yang mendekatkan pelayanan ke tengah masyarakat. Semoga seluruh ikhtiar ini membawa manfaat dan barokah bagi seluruh warga Jawa Timur,” pungkas Khofifah.