EkonomiHeadlineNasional

Lipat Gandakan Produksi Emas: Merdeka Gold Resources (EMAS) Akselerasi Proyek CIL 2 di Tambang Pani

×

Lipat Gandakan Produksi Emas: Merdeka Gold Resources (EMAS) Akselerasi Proyek CIL 2 di Tambang Pani

Sebarkan artikel ini
PT Merdeka Gold Resources Tbk, resmi mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi pengembangan Pani Gold Mine / Foto : Dok. Istimewa.

KaMedia – PT Merdeka Gold Resources Tbk (“EMAS” atau “Perseroan”; IDX: EMAS; HKEX: 6228) resmi mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi pengembangan Pani Gold Mine. Perseroan memutuskan untuk menambah fasilitas pemrosesan Carbon-in-Leach (CIL) menjadi dua unit (CIL Phase 2).

​Langkah akselerasi ini diproyeksikan bakal melipatgandakan total kapasitas produksi emas Perseroan dari sebelumnya 250.000–350.000 ons per tahun menjadi 500.000–700.000 ons per tahun setelah kedua fasilitas beroperasi penuh (commissioning).

Saat ini, pembangunan CIL Fase 1 terus menunjukkan progres positif.  Kapasitas pemrosesan dirancang sebesar 12 juta ton per tahun (million tonnes per annum/Mtpa) dengan surge capacity hingga 20%, memungkinkan tingkat keluaran (throughput) maksimal mencapai 14,4 Mtpa.

​Progres lapangan, basic engineering telah rampung, detailed engineering berada di tahap akhir, dan seluruh peralatan utama berdurasi pemesanan panjang (major long-lead equipment) telah siap. Kontraktor konstruksi kini berfokus pada pekerjaan sipil area milling, leaching, dan thickening.

​Fasilitas Tailing (TSF). Pembangunan bendungan pengelak (coffer dams) dan sistem pengalihan air berjalan lancar untuk mendukung penimbunan tanggul bendungan awal (starter dam).

Guna menghemat waktu dan biaya, desain Fase 1 telah diintegrasikan langsung dengan kebutuhan infrastruktur Fase 2. Sistem crushing, conveying, stockpiling, utilitas air, hingga pengerjaan tanah skala besar (bulk earthworks) untuk Fase 2 dikerjakan sekaligus dalam Fase 1. Integrasi ini membuat proses konstruksi Fase 2 nantinya jauh lebih efisien dan terstruktur.

” Proyek CIL Fase 1 mengalami kemajuan yang sangat baik. Dengan merancang pabrik yang siap menyangga penambahan kapasitas sejak awal, kami tidak hanya mengamankan target produksi tetapi juga menyediakan ruang ekspansi yang agresif. Rencana pembangunan fasilitas CIL kedua ini akan mendongkrak kapasitas produksi secara signifikan sekaligus mempercepat realisasi arus kas di masa depan. Pengembangan ini semakin memperkokoh posisi EMAS sebagai pengelola tambang emas berskala besar.” urai Boyke P. Abidin, Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk.

Perseroan saat ini tengah memfinalisasi pembaruan Studi Kelayakan (Feasibility Study) yang mencakup integrasi Fase 2. Studi ini akan memberikan gambaran komprehensif mengenai revisi profil produksi, efisiensi alokasi modal, dan peningkatan nilai keekonomian proyek secara keseluruhan.

​Meskipun demikian, Perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengeksekusi proyek di tengah dinamika makroekonomi, ketidakpastian rantai pasok global, kompleksitas operasional, dan penyesuaian regulasi.